Tampilkan postingan dengan label Tazkiyatun Nafs. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tazkiyatun Nafs. Tampilkan semua postingan

Rabu, 10 Desember 2014

Paradise (Terjemahan Lyric Nasyid "Paradise" Maher Zain)



Saya teringat saat pertama kali berjumpa dirimu..
Saya merasa Tuhan menjawab doaku..
 
Ada satu tempat yang selalu kupikirkan..
Dan kuingin berada di sana bersamamu..
Tempat yang tiada mata pernah melihatnya..
Tempat yang tiada hati pernah merasakannya..
 
Ada perasaan yakin dalam diriku..
Bahwa suatu hari nanti insyaAllah aku kan di sana bersamamu..

Dan karena kini kita di sini merasa sungguh bahagia..
Tentang segala yang tlah kita lewati..
Kala Mengetahui bahwa Tuhan juga meridhoi kita..
 

Jumat, 26 Oktober 2012

CEPET NIKAHIN AKU

1. “emang pacaran dalam Islam nggak boleh ya?” | iya, Rasul melarang segala jenis khalwat (berdua-duaan) yg bukan mahram, termasuk pacaran
2. “walaupun beda negara? LDR gitu” | mau beda negara, mau beda alam, mau beda dunia, mau LDR mau tetangga, tetep aja haram
3. “kan pacarannya nggak ngapa-ngapain?” | nggak ngapa-ngapain aja dapet dosa, rugi kan? mendingan nggak usahlah

Selasa, 24 Januari 2012

Mari Bercinta Di Surga


“…Peliharalah hati kami agar tak tertimbun dosa dan maksiat. Peliharalah hati kami dari segala noda dunia. Taburkanlah hati kami dengan iman agar terpelihara kami dari kesesatan dunia yang membelenggu dan dipenuhi segala mara bahaya…”
***
Kawanku yang mulia, kali ini ingin kuajak engkau terbang ke Negeri Penuh Cinta yang begitu mempesona. Kita akan menyusuri keindahan negeri tersebut melalui untaian penaku. Penaku akan memeraskan tintanya hingga terajutlah komposisi kata-kata yang tersusun menjadi paragraf-paragraf. Aku memohon kepada Allah سبحانه و تعالى agar komposisi kata-kata tersebut mampu menyegarkan kembali iman kita yang mungkin terkikis oleh fitnah-fitnah di akhir zaman ini.
Aku berjanji bahwa petualangan kita ini tak akan menjemukan atau melelahkan namun akan menyejukkan jiwa dan raga. Bagaimana tidak? Allah سبحانه و تعالى telah menyediakan di dalamnya segala sesuatu yang kita inginkan, bahkan lebih dari apa yang kita inginkan.
وَفِيهَا مَا تَشْتَهِيهِ الأنْفُسُ وَتَلَذُّ الأعْيُنُ وَأَنْتُمْ فِيهَا خَالِدُونَ
“..dan di dalam Surga itu terdapat segala apa yang diingini oleh hati dan sedap (dipandang) mata dan kamu kekal di dalamnya..”[1]

Jerat Maut (Khutbah Jumat)

Hadirin jama’ah yang berbahagia

Syukur kepada Allah adalah hal yang harus kita lakukan, karena hanya dengan syukur, Allah akan menambah nikmatNya. Demikian pula syahadat persaksian kita kepada Allah dan Rasulnya adalah perkara yang harus selalu kita teliti agar semakin mendekati kepada persaksian yang kita ucapkan.

Adapun setelah itu jama’ah yang mulia, dari tempat ini saya serukan pada diri saya dan jama’ah sekalian untuk selalu memelihara dan meningkatkan Taqwallah, karena takwa adalah benteng dari segala murka dan adzab Allah.

KUNCI SUKSES MENGAIS REZEKI


Oleh
Ustadz Abu Ahmad Zaenal Abidin bin Syamsuddin


Masalah rezeki merupakan salah satu perkara yang banyak menyita perhatian manusia, sehingga ada sebagian yang menjadi budak dunia. Bahkan lebih parah lagi, sejumlah besar umat Islam memandang bahwa berpegang dengan ajaran Islam akan menyempitkan peluang dalam mengais rezeki. Ada sejumlah orang yang masih mau menjaga sebagian kewajiban syariat Islam, tetapi mereka mengira bahwa jika ingin mendapat kemudahan di bidang materi dan kemapanan ekonomi, hendaknya menutup mata dari sebagian aturan Islam, terutama berkenaan dengan etika bisnis dan hukum halal haram. Padahal Sang Khalik mensyariatkan agamaNya bukan hanya sebagai petunjuk bagi umat manusia dalam perkara akhirat saja, tetapi sekaligus menjadi pedoman sukses di dunia juga, seperti doa yang sering dipanjatkan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam : Wahai Rabb kami, karuniakanlah kepada kami kebaikan di dunia dan di akhirat dan jagalah kami dari siksa api neraka. [Al Baqarah:201]

Akibat Kata Nanti...Nanti Dan Nanti.


(Al Fikrah Ed.30/Th.VI/21 Rajab 1427)

Di antara hal yang dapat membinasakan anak cucu Adam adalah perbuatan menunda-nunda. Orang bijak berkata, "Barangsiapa yang menanam benih 'nanti', maka akan tumbuh sebuah tanaman bernama 'mudah-mudahan', yang memiliki buah bernama 'seandainya', yang rasanya adalah 'kegagalan dan penyesalan'."

Jadi, apabila Anda melihat seorang pemuda yang mengatakan, "Nanti, nanti." Maka cucilah kedua tangan Anda dari dirinya. Ketahuilah bahwa ia nanti akan berganti-ganti tempat.



Anda mungkin pernah mengenal seseorang, yang ketika Anda berkata kepadanya, "Tidakkah kamu menghapal Al Qur'an?" Ia katakan, "Akan saya hapal nanti, insya Allah." Kalaulah Perang Dunia III berkecamuk, pastilah Al Qur'an masih belum dihapalnya. Bahkan sampai ia mati pun, Al Qur'an masih belum dihapalnya juga.


Saat Kita Kecewa...

Kecewa...
Setiap orang pasti pernah merasakanya. Namun, kebanyakan dari kita selalu dan selalu merasa sedih, kesal dan tidak menerima atas apa yang menimpa diri kita. Tak jarang pula, kita yang tidak lagi bisa menggunakan iman, logika, dan kesantunan. Dalam sekejab, semua hilang atas nama rasa sakit. 
Saudaraku yang dirahmati Allah,...
Renungkanlah bahwa ini adalah dunia, yang tidak akan mungkin ada sesuatu yang sempurna di dalamnya. Pun demikian dengan sebuah kesempurnaan dari ego dan permintaan kita. Pastilah tidak akan mungkin semuanya tercapai dan terealisasi seluruhnya.